Senin, 30 Januari 2012

Pengenalan Komputer

 Pengenalan Komputer

Pengantar

Dalam penggunaan komputer ada 3 komponen yang terlibat secara intens, yaitu hardware (perangkat keras), software (perangkat lunak), dan brainware (manusia). Tidak ada sistem komputer dan kegiatan komputasi yang tidak melibatkan ketiga komponen tersebut.
Robot, walaupun seakan-akan tidak ada komponen brainware yang terlibat, namun sebelum robot tersebut dapat beraktivitas, dia harus diprogram terlebih dahulu oleh manusia.

BAGIAN 1. HARDWARE (Perangkat Keras)

Dalam sistem komputasi, dikenal banyak sekali hardware. Dalam hal ini, masalah komputasi kita batasi hanya pada PC (Personal Computer) saja.
Hardware dalam PC terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu CPU (Central Processing Unit), input device, dan output device.

CPU terdiri dari beberapa komponen penting, yaitu :

  • Processor
  • Motherboard / Mainboard
  • RAM (Random Access Memory)
  • VGA (Video Graphics Array) Card
  • Hardisk Drive (HDD)
  • Floppy Disk Drive (FDD)
  • CDROM / DVDROM Drive
  • Network Adapter
  • Sound Card dan Speaker
  • Power Supply dan UPS

Input device utama yaitu keyboard (Serial / PS2) dan mouse (Serial / PS2). Input device lainnya, namun tidak harus ada pada sebuah PC adalah scanner dan barcode reader. Input device ini digunakan sesuai kebutuhan yang ada.
Sedangkan output device utama adalah monitor, printer, dan speaker.

1. Processor

Microprocessor atau biasa disebut dengan processor adalah otak yang mengatur kerja sebuah komputer. Artinya seluruh aktivitas sebuah komputer dikontrol dan diperintah dari processor.
Processor pertama kali diproduksi oleh Intel pada tahun 1974. Adapun produsen processor komputer yang paling besar saat ini adalah Intel dan AMD (Advanced Micro Device).
Processor dikenal dengan jenis dan kecepatan getar (clock speed) nya. Ada beberapa jenis dan model processor, sesuai dengan nama yang diberikan oleh pembuatnya.
Processor buatan Intel antara lain :

  • 386
  • 486 DX 2, 486 DX 4
  • Pentium 75, Pentium 100, Pentium 133, Pentium 233 MMX
  • Pentium Pro 200
  • Pentium II 350, Pentium II 450
  • Pentium III 500, Pentium III 733
  • Pentium 4 1 GHz, Pentium 4 2 GHz
  • Celeron 1.3 GHz, Celeron 1.6 Ghz
  • Dan sebagainya

Sedangkan buatan AMD antara lain :
  • AMD K5 200
  • AMD K6 233
  • AMD Athlon
  • AMD Duron
  • AMD Opteron
  • Dan sebagainya

Berikut gambar logo Intel dan AMD untuk membantu anda mengenal produk-produk processor :
                  Images\header_logo.gif     Images\logo_amd_mod.jpg
Ada pula produsen processor komputer lainnya, namun produk mereka tidak terlalu diterima oleh pasar.

2. Motherboard

Motherboard atau biasa disingkat dengan MB, adalah sebuah papan sirkuit elektronik yang mempunya slot-slot untuk komponen lain, sehingga komponen-komponen tersebut saling terhubung dan saling bekerja sama dengan baik.
Motherboard dibedakan atas bentuk dan layout sirkuitnya yang biasa disebut dengan form factor. Dari bentuknya, motherboard biasa dibedakan menjadi 2, yaitu model desktop (monitor diletakkan di atas CPU) dan model tower (monitor diletakkan di samping CPU).
Sedangkan berdasarkan form factor yang digunakan, motherboard dibedakan atas 2 kelompok besar, yaitu ATX (Advanced Technology – diperkenalkan oleh IBM pada tahun 1984) dan non ATX.
Perbedaan dari motherboard ATX dan non ATX adalah : pada MB ATX, konektor input output seperti mouse, keyboard, printer, USB dan sebagainya direkatkan jadi satu pada MB. Sedangkan pada MB non ATX, konektor input outputnya merupakan modul terpisah yang dipasangkan pada slot-slot yang tersedia di MB.
Berdasarkan kecepatan transfer data yang berjalan pada sirkuit (bus) nya, MB dibedakan menjadi beberapa kelompok, yaitu MB dengan bus speed 66 MHz, 100 MHz, 133 MHz, 266 Mhz, dan sebagainya. Kecepatan bus MB yang beredar di pasaran saat ini adalah 800 MHz (ASUS P5AD2).
Beberapa produsen MB yang terkenal adalah ASUS, IWILL, Gigabyte, dan sebagainya. Berikut logo produsen motherboard yang cukup dikenal di Indonesia :

                 Images\logo_asus.jpg      Images\logo_iwill.jpg

3. RAM (Random Access Memory)

RAM adalah memory utama sebuah PC. RAM digunakan untuk menyimpan data sementara dan mengeluarkan data yang diminta oleh processor. Alur data yang disimpan dan dikeluarkan dari RAM sangat dinamis dan berkecepatan sangat tinggi.
Pemilihan RAM disesuaikan dengan form factor dari motherboard yang akan digunakan. Demikian juga dengan speed RAM yang akan digunakan, harus disesuaikan dengan speed bus motherboard yang akan dipakai. Jika speednya berbeda, maka akan timbul masalah saat komputer dijalankan.
Data yang tersimpan di RAM akan hilang saat komputer dimatikan. Dengan demikian, penyimpanan data dalam RAM hanya bersifat sementara saja. Sedangkan penyimpanan yang permanen dikenal dengan ROM (Read Only Memory). ROM ini tidak dapat menyimpan data berulang-ulang. Rom hanya mampu diberi data satu kali, sesudah itu hanya dapat dibaca saja.
RAM dibedakan atas 2 jenis yang paling banyak dipakai yaitu SDRAM dan RDRAM. SDRAM singkatan dari Synchronous Dynamic Random Access Memory, sedangkan RDRAM singkatan dari Rambus Dynamic Random Access Memory.
Di pasaran Indonesia, yang paling banyak dipakai adalah jenis SDRAM, karena harganya jauh lebih murah dari jenis RDRAM. DI sisi lain, sebenarnya RDRAM menawarkan kinerja kecepatan yang sangat tinggi, yang secara teori mampu mencapai 1.6 GB/s.
RAM sendiri dijual berdasarkan kapasitas penyimpanan datanya, mulai dari 4 MegaByte, 8 MB, 16 MB, 32 MB, 64 MB, 128 MB, 256 MB, 512 MB. Semakin besar kapasitas simpannya, makin mahal harganya.
Berikut logo produsen RAM agar anda dapat mengenalinya :

                            Images\logo_visipro.jpg                Images\logo_kingston.gif


4. Video Graphics Array Card

VGA Card adalah alat yang berfungsi untuk mengirimkan data-data visual (gambar) ke monitor sehingga dapat dilihat oleh pengguna. Sebenarnya komponen ini memiliki nama asli graphic adapter. Namun karena berkembang standar baku yang dikembangkan oleh IBM, yaitu standar VGA, maka komponen ini lebih dikenal dengan VGA Card.
Produsen VGA card sendiri ada banyak sekali, di antaranya ASUS, Gigabyte, MSI, dan sebagainya. Namun hanya ada 2 jenis chipset yang banyak digunakan pada VGA card, yaitu chipset buatan NVidia (NVidia GeForce) dan ATI (ATI Radeon).
VGA Card beredar di pasaran berdasarkan kapasitas memory internal yang ada pada VGA card tersebut, mulai dari 16 MB, 32 MB, 64 MB, dan 128 MB. Kapasitas ini terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi graphic adapter ini.

5. Hardisk Drive

Hardisk merupakan komponen vital dalam sebuah PC karena pada komponen inilah semua data-data dan aplikasi yang ada di PC disimpan.
Hardisk dibedakan menjadi 2 jenis berdasarkan teknologi transfer data yang digunakannya, yaitu ATA (Advanced Technology Attachment) atau yang lebih dikenal dengan IDE (Integrated Drive Electronics), dan SCSI (Small Computer System Interface). Standar ini diperkenalkan oleh IBM.
Pada PC, hardisk yang digunakan biasanya dari jenis IDE, sedangkan pada server biasa digunakan jenis SCSI. Hardisk SCSI memiliki kecepatan transfer data yang lebih tinggi dibanding dengan IDE. Namun perkembangan teknologi membuat hardisk jenis IDE semakin cepat dan mendekati kecepatan hardisk SCSI.
Hardisk dijual berdasarkan kapasitas dan kecepatan rotasi yang ada. Semakin cepat putaran sebuah gardisk, semakin cepat data yang dapat ditransfernya.
Kapasitas hardisk yang beredar di pasaran mulai dari dibawah 800 MB, 1 GB, 4 GB, 8 GB, 10 GB, 20 GB, 30 GB, dan sebagainya. eknologi terbaru memungkinkan sebuah hardisk mampu menyimpan data sampai dengan 100 GB.
Produsen hardisk yang cukup dikenal di Indonesia adalah Seagate dan Maxtor. Berikut logo produsen hardisk agar anda dapat mengenalnya :

                   Images\logo_seagate.gif              Images\logo_maxtor.gif


6. Floppy Disk Drive

Floppy Disk Drive atau yang lebih dikenal dengan FDD adalah alat untuk membaca dan menuliskan data yang tersimpan di sebuah floppy disk (disket).
Pada awalnya, FDD muncul dengan ukuran yang besar yaitu 5.25” mengikuti ukuran disket yang saat itu sedang beredar. Namun saat ini yang masih bertahan adalah FDD yang berukuran 3.5”. Untuk pasar Indonesia banyak beredar FDD dengan merk Panasonic.

7. CDROM dan DVDROM Drive

CDROM atau DVDROM drive adalah alat untuk membaca data dari media CD atau DVD. Karena bersifat ROM (Read Only Memory), alat ini hanya mampu membaca data saja. Namun akhir-akhir ini berkembang teknologi penulisan CD, sehingga muncul yang disebut CD-RW dan DVD –RW Drive.
CD-RW dan DVD-RW drive selain dapat membaca (read) data dari media CD dan DVD, juga mampu menulis (write) data ke dalam media tersebut.
Drive ini dibedakan berdasarkan kecepatan baca dan tulisnya. Untuk kecepatan baca, banyak dikenal 12X, 24X, 32X, 52X sedangkan kecepatan tulis baru 16X.

Berikut beberapa logo produsen komponen ini agar anda dapat mengenalnya :

                       Images\logo_creative.gif           Images\logo_asus.jpg

8. Network Adapter

Network Adapter bisa disebut juga dengan NIC (Network Interface Card), LAN (Local Area Network) Card, dan Ethernet Card.
Network adapter adalah alat yang memungkinkan komputer untuk berkomunikasi satu sama lain. Berkomunikasi di sini bukan berarti bercakap-cakap, melainkan bertukar data dan sumber daya lainnya (misalnya pemakaian printer bersama-sama).
Network adapter dikelompokkan menurut kecepatan transfer datanya, mulai dari 10 bps (bit per second), 100 bps, dan 1000 bps. Yang memiliki kecepatan 10 bps biasa disebut dengan ethernet, 100 bps disebut fast ethernet, dan 1000 bps disebut gigabit ethernet. Ada pula network adapter yang mampu bekerja dalam 3 speed sekaligus. Adapter ini biasa disebut dengan combo adapter.
Berikut logo produsen network adapter yang cukup dikenal di Indonesia :

                        Images\logo_3com.jpg                  Images\logo_allied_telesyn.jpg


9. Sound Card dan Speaker

Sound card juga biasa disebut dengan audio card. Komponen ini berfungsi untuk menghasilkan suara yang dapat didengar oleh user melalui speaker yang dihubungkan dengan sound card tersebut.
Berikut ini logo produsen sound card dan speaker yang cukup dikenal di pasar Indonesia :

                          Images\logo_creative.gif            Images\logo_yamaha.gif


10. Power Supply dan UPS

Power supply adalah komponen PC yang mengatur supply listrik dari PLN ke komponen di dalam PC tersebut.
Selain power supply, dikenal pula komponen yang bernama UPS. UPS singkatan dari Uninterruptible Power Suplly. Alat ini merupakan alat yang berdiri sendiri di luar PC yang berguna untuk menyuplai tenaga listrik tanpa berhenti, meskipun sumber listrik PLN sedang mati. Ini dimungkinkan karena UPS memakai baterai cadangan untuk menyuplai listrik ke PC di saat sumber listrik dari PLN mati. Pada saat listrik PLN hidup, UPS akan secara otomatis men-charge baterainya untuk digunakan saat listrik PLN mati.
UPS ini sangat berguna bagi penggunaan komputer, karena komponen di dalam PC sangat rentan dengan input sumber daya listrik yang tidak stabil.

11. Keyboard

Keyboard adalah alat input utama dari sebuah PC selain mouse. Melalui keyboard kita dapat memberikan instruksi kepada komputer untuk mengerjakan sesuatu yang kita inginkan.
Keyboard memuat tombol-tombol penting di antaranya :

  • Tombol penulisan huruf.
  • Tombol enter untuk mengeksekusi sebuah action.
  • Tombol Esc (escape) untuk membatalkan sebuah action.
  • Tombol-tombol fungsi khusus (F1 – F12).
  • Tombol penulisan angka.
  • Tombol kontrol sistem operasi (tombol windows, tombol right click menu).

Keyboard dikenal dalam 2 jenis, yaitu keyboard serial dan keyboard PS2 (baca PS Two). Yang membedakan hanyalah konektor kabelnya. Untuk yang serial berbentuk kotak, sedangkan yang PS2 berbentuk bulat. Dalam memilih keyboard, anda harus melihat konektor yang disediakan oleh motherboard, apakah serial atau PS2.

12. Mouse

Karena berbentuk seperti seekor tikus, alat ini disebut dengan mouse. Sebenarnya alat ini adalah komponen input yang memungkinkan pointer bergerak ke segala arah.
Alat ini mempunyai bola untuk menggerakkan pointer dan dilengkapi dengan minimal 2 tombol untuk melakukan clicking, yaitu tombol kiri (untuk left click) dan tombol kanan (untuk right click).
Klik kiri untuk mengeksekusi sebuah point yang ditunjuk oleh pointer, sedangkan klik kanan untuk memunculkan menu yang berhubungan dengan point yang ditunjuk oleh pointer.
Mouse dikenal dalam 2 jenis, yaitu keyboard serial dan keyboard PS2 (baca PS Two). Yang membedakan hanyalah konektor kabelnya. Untuk yang serial berbentuk kotak, sedangkan yang PS2 berbentuk bulat. Dalam memilih mouse, anda harus melihat konektor yang disediakan oleh motherboard, apakah serial atau PS2.
Saat ini berkembang mouse yang tidak menggunakan bola untuk menggerakkan pointer, tetapi menggunakan teknologi optic yang berwujud sinar infra red. Optic akan menangkap bayangan benda yang berada di bawah mouse dan menampilkannya dalam bentuk gerakan pointer saat mouse digerakkan.

13. Scanner

Scanner adalah alat yang berfungsi untuk mencitrakan sebuah foto atau benda 3 dimensi ke dalam wujud sebuah file gambar digital sehingga kita dapat melakukan editing gambar dengan aplikasi image editor seperti Photoshop, Corel, dan sebagainya. Alat ini hanya aksesoris saja, dan tidak harus ada dalam sebuah PC.

14. Barcode Reader

Barcode reader berfungsi untuk memasukkan data ke dalam PC dari sumber data yang berbentuk barcode.
Alat ini hanya aksesoris saja, dan tidak harus ada dalam sebuah PC.

15. Monitor

Monitor adalah komponen untuk menampilkan apa yang sedang diproses PC dalam bentuk visual, sehingga kita dapat dengan mudah memahaminya.
Monitor diproduksi dengan menggunakan 2 jenis teknologi yang berbeda, yaitu monitor yang menggunakan tabung CRT (Catode Ray Tube) dan monitor yang menggunakan LCD (Liquid Crystal Display). Monitor LCD berbentuk lebih tipis dan lebih mahal harganya, sedangkan monitor CRT lebih murah namun lebih besar bentuknya.
Monitor dijual dalam ukuran yang berbeda, mulai dari 14”, 15”, 17”, 21”, dan 29”. Ukuran di sini adalah ukuran panjang diagonal layar yang dapat menampilkan gambar. Semakin besar ukurannya, semakin mahal harganya.

16. Printer

Printer adalah output device utama untuk menghasilkan output dalam bentuk cetakan (handcopy).
Printer terbagi atas beberapa jenis yang menggunakan teknologi yang berbeda pula.
Pertama : printer dot-matrix. Printer ini menggunakan head yang memukul kepala huruf ke kertas yang digunakan. Kelebihan printer jenis ini adalah murah pitanya (lebih mahal harga printernya dibanding ink-jet), bisa mencetak pada kertas berukuran sampai A3, bisa mencetak dengan kertas yang berlapis-lapis. Printer ini hanya mencetak dalam warna hitam saja.
Kedua : printer ink-jet. Printer ini bekerja dengan menyemprotkan tinta pada kertas. Printer ini berharga lebih murah, namun penggantian tintanya lebih mahal daripada pita milik dot-matrix. Kelebihan printer ini dapat mencetak berwarna, sesuai dengan tinta yang digunakan. Namun masih jarang printer ink-jet yang mempunyai kemampuan cetak di atas ukuran A4.
Ketiga : printer laser. Printer ini menggunakan teknologi laser untuk mencetak pada kertas. Printer ini dapat menghasilkan cetakan yang halus, dan kemampuan cetak yang lebih cepat dibanding jenis lainnya. Namun masih jarang printer laser yang berkemampuan cetak ukuran di atas A4 dan menghasilkan cetakan yang berwarna.

17. Speaker

Speaker adalah alat tambahan untuk menghasilkan suara pada PC. Untuk menggunakan printer, anda harus memasang sound card terlebih dahulu.

BAGIAN 2. SOFTWARE (Perangkat Lunak)

Seperangkat hardware yang membentuk sebuah PC (komputer) lengkap tidak dapat bekerja tanpa software di dalamnya. Software ini yang mengontrol seluruh jalannya perangkat keras yang ada.
Ada beberapa jenis program komputer yang digolongkan dalam software, yaitu operating system, program aplikasi, dan driver hardware.

1. Operating System

Operating system atau biasa disebut dengan sistem operasi komputer adalah sekumpulan program komputer yang saling terintegrasi, yang mengelola penggunaan perangkat keras yang ada pada sebuah komputer.
Fungsi sistem operasi antara lain untuk manajemen disk dan file, manajemen prosesor, manajemen memory, kontrol tampilan dan suara, dan sebagainya. Pendek kata, sistem operasi ini mengontrol seluruh hal yang terjadi dalam operasional sebuah komputer.
Ada banyak macam sistem operasi yang dipakai untuk berbagai keperluan. Masing-masing sistem operasi memiliki keunggulan dan kelemahan tersendiri. Berikut macam-macam sistem operasi yang ada :

·         Microsoft DOS (Disk Operating System).
·         Microsoft Windows (Win 3.1, Win 95, Win 98, Win 98 SE, Win 95 For Workgroup, Win ME, Win NT 4.0, Win 2000 Professional, Win 2000 Server, Win XP, Win 2000 Adavanced Server, Win 2000 Data Center Server).
·         Linux (SuSE, RedHat, Caldera, Mandrake, Debian, Corel Linux, Slakewave, dsb).
·         Mac OS.
·         IBM O/S 2 Warp.
·         UNIX (Sun Solaris, AIX, SCO, dsb).

2. Program Aplikasi

Program aplikasi atau biasa disebut dengan aplikasi, merupakan program yang berjalan pada sistem operasi, dan dibuat untuk membantu user mengerjakan sesuatu untuk meningkatkan produktivitasnya.
Ada banyak sekali jenis aplikasi, di antaranya :

·         Aplikasi bisnis dan perkantoran.
·         Aplikasi untuk hiburan dan entertainment.
·         Aplikasi untuk komunikasi.
·         Aplikasi grafis dan multimedia.
·         Aplikasi teknik (CAD/CAM).
·         Aplikasi untuk utility dan anti virus.
·         Aplikasi untuk pemrograman komputer.
·         Aplikasi server.

Aplikasi bisnis dan perkantoran didominasi oleh Microsoft Office. Microsoft Office ini memiliki kumpulan aplikasi yang sangat familiar dengan pengguna, yaitu Ms Word, Ms Excel, Ms Power Point, Ms Access, Ms Outlook, dan Ms Publisher. Sedangkan aplikasi bisnis yang berjalan pada Linux antara lain Star Office dan K-Office.
Untuk aplikasi hiburan dan entertainment kita kenal dengan Windows Media Player, WinAm, Jet Audio, XingMPEG, dan sebagainya.
Aplikasi untuk komunikasi, kita kenal dengan MiRC, Ms Netmeeting, Ms Outlook Express, ICQ, dan sebagainya.
Aplikasi grafis dan multimedia, kita mengenal Adobe Photoshop, CorelDraw, Macromedia Freehand, ACDSee, dan sebagainya.
Aplikasi teknik, kita kenal Ms Visio, AutoCAD, dan sebagainya.
Aplikasi untuk utility dan anti virus, kita mengenal Norton Utility, Norton Antivirus, McAfee Virus Scan, dan sebagainya.
Aplikasi untuk pemrograman komputer, kita kenal Visual Basic, Delphi, C++, dan sebagainya.
Aplikasi server, kita kenal Ms Personal Web Server, IIS untuk Win NT dan Win 2000, Ms Exchange untuk mail server, Apache Web Server, dan sebagainya.

3. Driver Hardware

Driver hardware atau lebih dikenal sebagai driver, adalah aplikasi yang dibuat untuk membuat hardware dapat berkomunikasi dengan sistem operasi. Driver dibuat oleh produsen pembuat hardware.
Misalnya perusahaan HP, mereka membuat driver untuk printer-printer produksi mereka. Setiap hardware yang dijual, selalu disertai dengan driver buatan pabriknya.
Tanpa driver, sebuah hardware tidak dapat dikontrol dari PC.

BAGIAN 3. BRAINWARE

Brainware adalah bagian penting dari sebuah sistem komputasi. Hardware tidak dapat bekerja tanpa software, sedangkan hardware dan software tidak dapat bekerja tanpa brainware.

Secara harafiah, brainware dapat diartikan sebagai perangkat intelektual (dalam hal ini otak manusia) yang mengoperasikan dan mengeksplorasi kemampuan dari hardware dan software yang ada.

Ada beberapa jabatan yang disandangkan pada brainware sesuai fungsi masing-masing, di antaranya adalah Programmer, System Analyst, System Administrator, Database Administrator, Database Engineer, System Integrator, Network Designer, Network Engineer, Software Engineer, Hardware Engineer, System Auditor, dan User.

Programmer adalah orang yang membuat sebuah aplikasi dengan bantuan tool programming yang tersedia.

System Analyst adalah orang yang mempelajari sebuah proses bisnis, dan menuangkannya dalam sebuah rancangan sistem, sehingga setiap proses bisnis yang terjadi dapat diwujudkan dalam sistem komputerisasi yang terintegrasi.

System Administrator adalah orang yang bertugas untuk mengelola sebuah sistem komputer yang dirancang oleh System Analyst dan dibuat oleh Programmer.

Database Administrator adalah orang yang mengelola sebuah sistem database.

Database Engineer adalah orang yang merancang sebuah sistem database, sehingga sistem ini dapat mengakomodir kebutuhan adakan pengelolaan data, baik saat ini maupun saat akan datang.

System Integrator adalah orang yang membangun sistem komputer yang telah dirancang oleh System Analyst dan mengintegrasikan sistem yang ada dengan sistem yang mungkin akan dibangun kemudian hari.

Network Designer adalah orang yang merancang sebuah sistem jaringan komputer untuk menghasilkan sebuah jaringan komputer yang efektif dan efisien dalam hal performa pertukaran data dan beban pengeluaran untuk membangunnya.

Network Engineer adalah orang yang merancang teknik-teknik baru dalam bidang networking. Dia bertanggungjawab untuk mengembangkan metode-metode baru untuk menghasilkan sesuatu yang berguna untuk bidang networking.

Software Engineer adalah orang yang bertanggungjawab untuk mengembangkan metode dan teknik-teknik baru dalam pembuatan sebuah software (aplikasi, driver, maupun sistem operasi).
Hardware Engineer adalah orang yang bertanggungjawab untuk mengembangkan metode dan teknik-teknik baru dalam pembuatan sebuah hardware sehingga muncul sebuah produk baru dengan teknologi yang lebih baik dari sebelumnya.

System Auditor adalah orang yang bertugas mengaudit sebuah sistem komputerisasi dan menemukan kelemahan-kelemahan sebuah sistem komputerisasi, sehingga hasil audit itu dapat digunakan untuk mengembangkan sistem yang ada menjadi lebih sempurna lagi.

User adalah orang yang menggunakan sistem komputer yang ada.


Rabu, 25 Januari 2012

SK/KD 071-072


BIDANG STUDI KEAHLIAN                                            :   TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
PROGRAM STUDI KEAHLIAN                                       :   TEKNIK KOMPUTER DAN INFORMATIKA
KOMPETENSI KEAHLIAN                                              :   1.   REKAYASA PERANGKAT LUNAK (070)
                                                                        2.   TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN (071)
                                                                        3.   MULTI MEDIA (072)
                                                                                                                                    
A.    Dasar Kompetensi Kejuruan
STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
1.          Merakit personal computer
1.1           Merencanakan kebutuhan dan spesifikasi
1.2           Melakukan instalasi komponen PC
1.3           Melakukan keselamatan kerja dalam merakit komputer
1.4    Mengatur komponen PC menggunakan software (melalui setup BIOS dan aktifasi komponen sistem operasi)
1.5           Menyambung periferal menggunakan software
1.6           Memeriksa hasil perakitan PC dan pemasangan periferal
2.        Melakukan instalasi sistem operasi dasar
2.1        Menjelaskan langkah instalasi sistem operasi
2.2        Melaksanakan instalasi software sesuai Installation Manual
2.3        Mengecek hasil instalasi menggunakan software (sampling)
2.4        Melakukan troubleshooting
3.          Menerapkan keselamatan, kesehatan kerja, dan lingkungan hidup (K3LH)
3.1           Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
3.2           Melaksanakan prosedur K3
3.3           Menerapkan konsep lingkungan hidup
3.4  Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.


B.     KOMPETENSI KEJURUAN
         1.     Rekayasa Perangkat Lunak (070)         
STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
1.          Menerapkan teknik elektronika analog dan digital dasar
1.1           Menerapkan teori kelistrikan
1.2           Mengenal komponen elektronika
1.3           Menggunakan komponen elektronika
1.4           Menerapkan konsep elektronika digital
1.5           Menerapkan sistem bilangan digital
1.6           Menerapkan elektronika digital untuk komputer
2.          Menerapkan algoritma pemrograman tingkat dasar
2.1           Menjelaskan struktur algoritma
2.2           Membuat alur logika pemrograman
2.3           Menjelaskan Data Flow Diagram (DFD)
2.4           Membuat diagram alir pemrograman
2.5           Menjelaskan varian dan invariant
2.6           Menerapkan pengelolaan array
3.          Menerapkan algoritma pemrograman tingkat lanjut
3.1           Menjelaskan prinsip array multi dimensi
3.2           Mengunakan array multi dimensi
3.3           Menggunakan prosedur dan fungsi
3.4           Menggunakan library pemrograman grafik
4.          Membuat basis data
4.1           Mengidentifikasi struktur hirarki basis data
4.2           Menjelaskan Entity Relationship Diagram (ERD)
4.3           Menerapkan normalisasi basis data
4.4           Membuat database management system (DBMS)
5.          Menerapkan aplikasi basis data
5.1           Menjelaskan jenis perintah SQL
5.2           Membuat table basis data
5.3           Menerapkan query pada basis data
5.4           Membuat form basis data
5.5           Menerapkan macro pada basis data
5.6           Membuat report
6.          Memahami pemrograman visual berbasis desktop
6.1           Menjelaskan IDE aplikasi bahasa pemrograman
6.2           Menjelaskan objek aplikasi bahasa pemrograman
6.3           Menjelaskan user interface aplikasi bahasa pemrograman
6.4           Menjelaskan tipe file
6.5           Menjalankan aplikasi
7.          Membuat paket software aplikasi berbasis desktop
7.4.         Menjelaskan menu aplikasi
7.5.         Menyiapkan sistem komputer
7.6.         Mendemonstrasikan aplikasi paket installer
7.7.         Menyimpan installer aplikasi
7.8.         Menghubungkan aplikasi dengan basis data
8.          Mengoperasikan sistem operasi jaringan komputer
8.1           Menjelaskan fungsi periferal jaringan komputer
8.2           Mengidentifikasikan ketersambungan jaringan
8.3           Mengoperasikan aplikasi jaringan komputer
8.4           Melakukan pemutusan jaringan
9.          Menerapkan bahasa pemrograman SQL tingkat dasar
9.1           Menjelaskan konsep pengoperasian bahasa pemrograman (SQL)
9.2           Mempersiapkan perangkat lunak SQL
9.3           Mendeskripsikan menu aplikasi SQL
9.4           Membuat tabel
9.5           Mengoperasikan tabel dan table view
10.      Menerapkan bahasa pemrograman SQL tingkat lanjut
10.1   Menentukan formula pembentukan data dengan batasan waktu
10.2       Membuat prosedur dan fungsi
10.3       Menulis kode program pembangkitan data dengan batasan waktu
10.4       Mengoperasikan trigger
11.      Menerapkan dasar-dasar pembuatan web statis tingkat dasar
11.1       Menjelaskan konsep dasar dan teknologi Webpage
11.2       Menjelaskan struktur dokumen HTML
11.3       Menambahkan objek pada web
11.4       Membuat tabel pada web
11.5       Membuat Link pada web
11.6       Menyimpan dokumen
11.7       Menguji dokumen
12.      Membuat halaman web dinamis tingkat dasar
12.1       Menjelaskan konsep pembuatan halaman web dinamis
12.2       Mempersiapkan lingkungan teknis
12.3       Membuat halaman web dinamis sederhana
12.4       Menambahkan fungsi-fungsi pada halaman web dinamis
12.5       Menguji halaman web dinamis
13.      Membuat halaman web dinamis tingkat lanjut
13.1       Menjelaskan konsep pemrograman web dinamis
13.2       Mempersiapkan pembuatan aplikasi
13.3       Membuat web menggunakan bahasa script
14.      Merancang aplikasi teks dan desktop berbasis objek
14.1       Menjelaskan dasar-dasar pemrograman
14.2       Menerapkan fungsi
14.3       Menerapkan pointer
14.4       Menjelaskan class
14.5       Merancang aplikasi berorientasi objek
15.      Menggunakan bahasa pemrograman berorientasi objek
15.1       Menggunakan tipe data control program
15.2       Membuat class
15.3       Membuat inheritance, polimorphy, overloading, dan friends
15.4       Membuat interface dan paket
15.5       Mengkompilasi program berorientasi objek
16.      Merancang program aplikasi web berbasis objek
16.1      Menjelaskan file Input/Output (I/O), tipe data dan variabel pada java programming
16.2       Menjelaskan exception handling
16.3       Menjelaskan applet
16.4       Menerapkan konektivitas basis data
17.      Membuat aplikasi basis data menggunakan SQL
17.1       Menjelaskan kebutuhan software
17.2       Membuat Entity Relationship Diagram (ERD)
17.3       Membuat Data Flow Diagram (DFD)
17.4       Mempersiapkan lembar kerja Basis Data
17.5       Menggunakan sintaks-sintaks khusus SQL
17.6       Membuat Query Basis Data
18.      Mengintegrasikan basis data dengan sebuah web
18.1      Menjelaskan prosedur pengintegrasian sebuah basis data dengan sebuah situs web
18.2       Mempersiapkan basis data
18.3       Membuat login pada basis data
18.4       Membuat koneksi basis data pada web
18.5       Menguji konektivitas basis data pada web
19.      Membuat program basis data
19.1     Menjelaskan konsep pembuatan DBMS berbasis Client-Server
19.2     Menggunakan SQL
19.3     Menggunakan stored procedures
19.4     Menggunakan triggers
19.5     Menggunakan administrasi SQL
19.6     Menjelaskan struktur program aplikasi
19.7     Menerapkan SQL
20.      Membuat aplikasi web berbasis JSP
20.1       Menjelaskan kebutuhan software
20.2       Menjelaskan dasar-dasar JSP
20.3       Membuat aplikasi web berbasis JSP
20.4       Menyiapkan server untuk aplikasi web berbasis JSP
20.5       Menyimpan state (kondisi) ke dalam server dan client.

         2.     Teknik Komputer dan Jaringan (071)
STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
1.          Menerapkan teknik elektronika analog dan digital dasar
1.1           Menerapkan teori kelistrikan
1.2           Mengenal komponen elektronika
1.3           Menggunakan komponen elektronika
1.4           Menerapkan konsep elektronika digital
1.5           Menerapkan sistem bilangan digital
1.6           Menerapkan elektronika digital untuk komputer
2.          Menerapkan fungsi peripheral dan instalasi PC
2.1           Mengidentifikasi macam-macam periferal dan fungsinya
2.2          Menyambung/memasang periferal (secara fisik) dan periferal setup menggunakan software
2.3           Melakukan tindakan korektif
3.          Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC dan periferal
3.1           Mengidentifikasi masalah melalui gejala yang muncul
3.2           Mengklasifikasikan masalah berdasarkan kelompoknya
3.3           Mengisolasi permasalahan
4.          Melakukan perbaikan dan/ atau setting ulang sistem PC
4.1           Menjelaskan langkah perbaikan PC
4.2           Memperbaiki PC
4.3           Memeriksa hasil perbaikan sistem PC
5.          Melakukan perbaikan periferal
5.1           Menjelaskan langkah perbaikan periferal yang bermasalah
5.2           Memperbaiki periferal
5.3           Memeriksa hasil perbaikan periferal
6.          Melakukan perawatan PC
6.1           Menjelaskan langkah perawatan PC
6.2           Melakukan perawatan PC
6.3           Memeriksa hasil perawatan PC
6.4           Melakukan tindakan korektif
7.          Melakukan instalasi sistem operasi berbasis Graphical User Interface (GUI) dan Command Line Interface (CLI)
7.1   Menjelaskan langkah instalasi sistem operasi berbasis Graphical User Interface (GUI)
7.2         Melaksanakan instalasi sistem operasi berbasis GUI sesuai Installation Manual
7.3   Menjelaskan langkah instalasi sistem operasi berbasis Command Line Interface (CLI)
7.4         Melaksanakan instalasi sistem operasi berbasis text sesuai Installation Manual
8.          Melakukan instalasi software
8.1           Menjelaskan langkah instalasi software
8.2           Melaksanakan instalasi software sesuai Installation Manual
8.3           Mengecek hasil instalasi menggunakan software (sampling)
8.4           Melakukan troubleshooting
9.          Melakukan instalasi perangkat jaringan lokal (Local Area Network)
9.1           Menentukan persyaratan pengguna
9.2           Membuat desain awal jaringan
9.3           Mengevaluasi lalu lintas jaringan
9.4           Menyelesaikan desain jaringan
10.      Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC yang tersambung jaringan
10.1       Mengidentifikasi masalah melalui gejala yang muncul
10.2       Menganalisa gejala kerusakan
10.3       Melokalisasi daerah kerusakan
10.4       Mengisolasi permasalahan
11.      Melakukan perbaikan dan/ atau setting ulang koneksi jaringan
11.1       Menjelaskan langkah persiapan untuk setting ulang koneksi jaringan
11.2       Melakukan perbaikan koneksi jaringan
11.3       Melakukan setting ulang koneksi jaringan
11.4       Memeriksa hasil perbaikan koneksi jaringan
12.      Melakukan instalasi sistem operasi jaringan berbasis Graphical User Interface (GUI) dan Text
12.1       Menjelaskan langkah instalasi software
12.2       Melaksanakan instalasi software sesuai Installation Manual
12.3       Mengkonfigurasi jaringan pada sistem operasi
12.4       Mengecek hasil instalasi menggunakan software (sampling)
12.5       Melakukan troubleshooting
13.      Melakukan instalasi perangkat jaringan berbasis luas (Wide Area Network)
13.1       Menjelaskan persyaratan WAN
13.2       Mengidentifikasi spesifikasi WAN
13.3       Membuat desain awal jaringan WAN
13.4       Mengevaluasi lalu lintas jaringan
13.5       Menyelesaikan desain jaringan
14.      Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan berbasis luas (Wide Area Network)
14.1       Mengidentifikasi masalah melalui gejala yang muncul
14.2       Memilah masalah berdasarkan kelompoknya
14.3       Melokalisasi daerah kerusakan
14.4       Mengisolasi masalah
14.5       Menyelesaikan masalah yang timbul
15.      Membuat desain sistem keamanan jaringan
15.1       Menentukan jenis-jenis keamanan jaringan
15.2       Memasang firewall
15.3       Mengidentifikasi pengendalian jaringan yang diperlukan
15.4       Mendesain sistem keamanan jaringan
16.      Melakukan perbaikan dan/ atau setting ulang koneksi jaringan berbasis luas (Wide Area Network)
16.1       Menjelaskan langkah persiapan untuk setting ulang koneksi jaringan
16.2       Melakukan perbaikan koneksi jaringan
16.3       Melakukan setting ulang koneksi jaringan
16.4       Memeriksa hasil perbaikan koneksi jaringan
17.      Mengadministrasi server dalam jaringan
17.1       Memilih aplikasi untuk server
17.2       Memilih sistem operasi untuk jaringan
17.3       Memilih komponen server
17.4       Menetapkan spesifikasi server
17.5       Membangun dan mengkonfigurasi server
17.6       Menguji server
17.7       Memonitor kinerja jaringan
18.      Merancang bangun dan menganalisa Wide Area Network
18.1       Mengkonfirmasi kebutuhan klien dan perangkat jaringan
18.2       Meninjau masalah keamanan
18.3  Memasang dan mengkonfigurasi produk dan perangkat gateway
18.4       Mengkonfigurasi dan menguji titik jaringan
18.5       Mengimplementasi perubahan
19.      Merancang web data base untuk content server
19.1       Menentukan kebutuhan sistem
19.2       Menentukan prosedur recovery
19.3       Merancang arsitektur basis data
19.4       Mengklasifikasikan penggunaan basis data.
         3.     Multi Media (072)

STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
1.          Memahami etimologi multimedia
1.1      Mendeskripsikan tentang multimedia
1.2      Menjelaskan multimedia content production
1.3      Menjelaskan multimedia communication
2.          Memahami alir proses produksi produk multimedia
2.1          Menjelaskan proses pre production multimedia
2.2          Menjelaskan proses production multimedia
2.3          Menjelaskan proses post production multimedia
3.          Merawat peralatan multimedia
3.1 Menjelaskan langkah-langkah perawatan peralatan multimedia
3.2         Melakukan perawatan peralatan multimedia
3.3         Membuat kartu perawatan peralatan multimedia
4.          Mengelola isi halaman web
4.1         Memeriksa informasi untuk relevansi dan currency
4.2         Memeriksa links dan navigasi
4.3         Mengedit informasi sesuai kebutuhan
4.4         Menguji dan memastikan perubahan perubahan
5.          Menerapkan teknik pengambilan gambar produksi
5.1         Menjelaskan prosedur pengoperasian kamera video
5.2         Mengoperasikan kamera video
5.3         Mengisi dan merawat battery selama pengambilan gambar
5.4         Mengoperasikan kamera
5.5         Menata kabel-kabel kamera
5.6         Mengoperasikan clapper board
6.           Menerapkan prinsip-prinsip seni grafis dalam desain komunikasi visual untuk multimedia
6.1         Menjelaskan kaidah estetika dan etika seni grafis (nirmana)
6.2         Membuat sketsa
6.3         Menggambar perspektif
6.4         Menggambar objek
6.5         Menggambar ilustrasi
7.          Menguasai cara menggambar kunci untuk animasi
7.1         Menjelaskan syarat animasi
7.2         Membuat gambar kunci
7.3         Mengatur dan melengkapi gambar kunci
8.          Menguasai cara menggambar clean-up dan sisip
8.1           Mendeskripsikan gambar yang asli
8.2           Membuat gambar-gambar asli
8.3           Mendeskripsikan gambar tiga dimensi
8.4           Membuat gambar tiga dimensi
9.          Menguasai dasar animasi stop-motion (bidang datar)
9.1           Mendeskripsikan syarat-syarat animasi
9.2           Membuat model warna dan tempat warna
10.      Menggabungkan teks kedalam sajian multimedia
10.1       Menggunakan software teks multimedia
10.2       Mendesain teks multimedia
11.      Menggabungkan gambar 2D kedalam sajian multimedia
11.1       Mengedit gambar digital
11.2       Menggunakan software grafik multimedia 2D
11.3       Menciptakan design grafik Multimedia 2D
11.4       Menampilkan karya seni digital 2D
12.      Menggabungkan fotografi digital kedalam sajian multimedia
12.1      Menggunakan kamera digital
12.2     Menggabungkan foto digital ke dalam rangkaian multimedia
12.3      Menciptakan susunan karya seni foto digital dan grafik 2D
13.      Menggabungkan audio ke dalam sajian multimedia
13.1       Menjabarkan format audio digital
13.2       Menggunakan software audio digital
13.3       Merancang audio digital
13.4       Membangun track audio digital
14.      Membuat story board aplikasi multimedia
14.1       Mengidentifikasi kebutuhan
14.2       Merencanakan alur isi story board
14.3       Medeskripsikan proses pelaksanaan dalam story board
15.      Memahami cara penggunaan peralatan tata cahaya
15.1       Menjelaskan dasar tata cahaya
15.2       Menjelaskan efek cahaya
15.3       Menyiapkan operasi lighting
16.      Menerapkan efek khusus pada objek produksi
16.1       Mengidentifikasikan materi penunjang efek khusus
16.2       Menginstallasi software efek khusus
16.3       Membuat efek khusus pada obyek
17.      Menyusun proposal penawaran
17.1     Menganalisa syarat-syarat proyek
17.2 Mengidentifikasi keterampilan yang sesuai dengan persyaratan laporan
17.3     Membuat rancangan biaya-biaya dan sumber-sumber yang ada
17.4     Membuat proposal
17.5     Membuat pengajuan permohonan tender.